Pemprov Banten Tawarkan Peluang Investasi ke Vietnam, Perumahan hingga Susu

Pemerintah Provinsi Banten bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia untuk menawarkan peluang investasi kepada investor asal Vietnam. Menurut Gubernur Banten Andra Soni, banyak investor Vietnam yang meminta informasi terkait peluang bisnis di Banten.
Pertemuan antara Pemprov Banten dengan Komite Bilateral Vietnam dan Kamboja KADIN, Edwin Setiawan Tjie, terjadi di Gedung Negara, Senin . Pertemuan tersebut membahas ketertarikan pengusaha Vietnam terhadap potensi ekonomi di Banten.
"Beliau menyampaikan bahwa banyak pengusaha atau industrialis di Vietnam yang melirik Indonesia. Pak Edwin, sebagai pihak yang membangun komunikasi dengan industri di Vietnam, menawarkan Banten sebagai salah satu tujuan investasi. Pertimbangannya adalah lokasi Banten yang dekat dengan Jakarta, pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, serta jumlah penduduk yang besar-peringkat keenam terbesar di Indonesia," ujar Andra seusai pertemuan.
Menurut Andra, terdapat beberapa sektor investasi yang akan ditawarkan kepada investor Vietnam, mulai dari manufaktur hingga perumahan.
"Pertama, terkait dengan kawasan industri terpadu. Kemudian, sektor perumahan atau real estate, serta peternakan sapi perah. Mereka melihat program Makan Bergizi Gratis memerlukan pasokan susu yang besar, sedangkan kita masih banyak melakukan impor. Kita memiliki potensi untuk memproduksi susu dengan teknologi yang telah dijalankan di Vietnam," jelasnya.
Andra menyebut bahwa pertemuan dengan KADIN ini merupakan langkah awal. Ke depannya, akan ada pembahasan lebih lanjut mengenai potensi investasi tersebut.
"Insyaallah akan ditindaklanjuti dengan Banten Investment Forum pada bulan Oktober, dalam rangkaian HUT Banten. Nantinya, kami akan mengundang banyak calon investor dari berbagai negara," tambahnya.
Andra menegaskan, Pemprov Banten akan memfasilitasi setiap investor yang ingin menanamkan modalnya.
"Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen membantu para investor yang akan masuk ke Banten, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutupnya.
Simak juga Video 'Apa Benar Pidato Prabowo Bikin IHSG Naik Turun?':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Resep Donat Kentang Empuk, Ini Tips agar Mengembang Sempurna
Selanjutnya: Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih
Artikel Terkait
- Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen di Simalungun
- Soal Retribusi Parkir Truk Antre BBM di Bahu Jalan, Dishub Dharmasraya Akan Evaluasi
- Bamsoet: FKPPI Harus Jadi Laboratorium Kepemimpinan Nasional
- Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta
- Densus Pastikan Pelaku Teror Bom di SDN Jaksel Tak Terkait Jaringan Teroris
- RUU Bantuan Kematian Prancis Tunggu Putusan Dewan Konstitusi
- Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai
- 2 WN Vietnam Dideportasi gegara Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel
