Pabrik Bukhur di Tangerang Terbakar, Tiga Orang Alami Sesak Napas

Andia belum menjelaskan secara rinci penyebab ketiga korban mengalami sesak napas.
Sebab, hingga kini mereka masih menjalani penanganan medis di lokasi sehingga belum dapat dimintai keterangan.
Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.10 WIB. Sebanyak 50 personel diterjunkan ke lokasi dengan dukungan 14 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Menurut Andia, proses pemadaman sempat terkendala angin kencang yang membuat kobaran api menjalar hingga menyeberang jalan.
Selain itu, kepadatan arus lalu lintas pada jam pulang kerja juga menghambat mobilisasi petugas menuju lokasi.
"Kondisi mulai kondusif setelah akses jalan ditutup dan disterilkan," ucap dia.
Hingga Senin malam, petugas pemadam kebakaran masih berupaya menjinakkan kobaran api di pabrik yang memproduksi bukhur, dupa, dan menyan tersebut.
Sebelumnya: Pindad Kembangkan Amunisi dari Limbah Kelapa Sawit
Selanjutnya: Indonesia Siapkan 6 Bandara Hub untuk Perkuat Rute ASEAN-China
Artikel Terkait
- Respons Laporan Warga, Polres Kuansing Musnahkan 48 Rakit Emas Ilegal
- Apa Itu GASS? Empat Keunggulan Teknologi Dual Mode BYD yang Perlu Diketahui
- MBG Kembali Berjalan, Harga Daging Ayam dan Telur di Mojokerto Terkerek Naik
- Cerita SD di Karanganyar yang Tak Dapat Murid Baru, Sudah Door to Door Cari Siswa
- Pengasuh Ponpes di Wonogiri Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Modus Janjikan Sekolah Kedinasan
- Resep Krengsengan Daging Sapi, Masakan Jawa yang Gurih dan Nikmat
- Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular
- 9 Barista Muda Bertanding di Starbucks Championship 2026
