Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Bali Ditangkap di Soetta!

Pelaku penambakan brutal di bar kawasan wisata Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, ditangkap. Polisi menangkap pelaku berinisial H sesaat setelah mendarat di Jakarta.
Dilansir detikBali, Minggu , H merupakan seorang pria warga negara Indonesia . Setelah melepaskan tembakan di lokasi kejadian, ia tidak langsung meninggalkan Bali. H sempat bersembunyi sebelum bertolak ke Jakarta melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Pelarian H akhirnya terendus aparat. Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Kuta Utara dan Satreskrim Polres Badung bergerak cepat berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, Polres Bandara Soekarno-Hatta, serta Imigrasi Ngurah Rai dan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta.
H kemudian dicegat dan ditangkap sesaat setelah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu malam . Setelah ditangkap, dia langsung diterbangkan kembali ke Bali untuk menjalani pemeriksaan intensif di Polres Badung.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba belum bersedia memerinci proses penangkapan tersebut saat dimintai konfirmasi detikBali, Minggu . Polisi menyatakan detail kasus itu akan disampaikan kemudian.
Sebelumnya, polisi menduga pelaku berupaya melarikan diri keluar Bali sesaat setelah melakukan penembakan di bar pada Jumat dini hari.
Baca selengkapnya di sini.
Lihat juga Video Rekaman CCTV Gerak-gerik Pelaku Penembakan Brutal di Brown University
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: UU Haji Digugat ke MK, Soroti Risiko Pidana bagi Umrah Mandiri
Selanjutnya: Cerita Pilu Pekerja WNA Ikut Jadi Korban Tewas di Gorong-gorong
Artikel Terkait
- Yusril: DPR Sedang Bikin Draf Baru RUU Perampasan Aset
- Ada Rekayasa Lalu Lintas di Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatifnya
- Sekali Dayung, Tiga Kasus Korupsi Terlampaui
- Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Pakar Sebut Hukuman Pelaku Bisa Diperberat
- DBS Proyeksikan Harga Emas Tembus 5.300 Dollar AS per Troy Ons
- Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah
- Pria di China Kaget, Meja Makan Retak di Rumahnya Ternyata Benda Bersejarah Dinasti Qing
- Kisah Dedi, WNI yang Baru Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman pada Usia 30 Tahun
