Ada Dua Demo di Jakarta Hari Ini, Hindari Potensi Macet di Lokasi Berikut

Erlyn menyebut dalam catatan rencana giat kepolisian, unjuk rasa di Kantor BPN Jakarta Pusat tersebut dimulai pukul 09.00 WIB.
Selain itu, kelompok massa yang sama juga turut dijadwalkan menggelar unjuk rasa di wilayah Gambir pada siang harinya.
"Aksi kedua juga dari Forum Komunikasi Warga KWINI 8 Bersatu dan beberapa elemen di wilayah Gambir," ucap Erlyn.
Aksi kedua di kawasan Gambir tersebut direncanakan digelar mulai sekitar pukul 11.00 WIB.
Apel gelar pasukan pengamanan untuk kedua aksi pun dilakukan oleh kepolisian di Pos Polisi Merdeka Barat pada pukul 08.00 WIB.
Sebanyak 1.095 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran disiagakan untuk melakukan pengamanan dan pelayanan aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat pada hari ini.
Sementara itu, rekayasa lalu lintas di titik demonstrasi akan diterapkan secara situasional, dengan mempertimbangkan eskalasi dan jumlah massa di lapangan.
Masyarakat diimbau menghindari kawasan sekitar lokasi unjuk rasa untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.
"Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif selama unjuk rasa berlangsung dan menyesuaikan waktu keberangkatan untuk menghindari potensi kepadatan arus lalu lintas," tutup Erlyn.
Sebelumnya: Andre Rosiade Serahkan Ambulans untuk Warga Pagambiran, Tegaskan Hadir dengan Kerja Nyata
Selanjutnya: Penurunan Tanah Capai 16 cm Per Tahun, Bappeda Ungkap Ancaman Rob Pantura Jateng
Artikel Terkait
- Baru 30 RDTR Bali Terintegrasi OSS, Kementerian ATR/BPN Minta Percepatan
- Aturan Pemerintah soal Penggunaan Gawai di Sekolah, Ini 3 Jenis yang Dibatasi
- Alasan Kucing Menjilati Kucing Lain Menurut Penelitian, Ternyata Tidak Selalu karena Ramah
- Pasokan Bio Solar Dipangkas Separuhnya, Antrean Truk di SPBU Bengkulu Sepanjang Ratusan Meter
- Pesan Haru Lionel Messi Jelang Final Piala Dunia 2026
- Link dan Jadwal Inggris Vs Perancis di Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2026
- DPRD Jabar Usukan Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri, Dedi Mulyadi Ingatkan Potensi Polemik
- Di Balik Keputusan Anak Mondok, Orangtua Jaga Kepercayaan di Tengah Bayangan Kasus Kekerasan Seksual
