Momen Cak Imin Merumput, Bela PKB Lawan Golkar hingga PKS

Cak Imin kemudian kembali memperkuat PKB saat menghadapi tim Amputee Football dan kembali menelan kekalahan dengan skor 1-5.
Menanggapi hasil pertandingan itu, Cak Imin berkelakar kekalahan PKB merupakan bentuk penghormatan kepada para tamu dari partai politik yang hadir.
"Ini keutamaan mejamu tamu," kata Cak Imin, seusai pertandingan.
Meski belum membawa timnya meraih kemenangan, Cak Imin mengaku tetap puas karena turnamen tersebut menjadi ajang mempererat persaudaraan, persahabatan, dan semangat berolahraga.
"Terima kasih semua para pemain dari partai-partai. Hari ini hari yang sangat menggembirakan. Selain persaudaraan, persahabatan dan juga olahraga," kata dia.
Ia mengatakan turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-28 PKB yang dikemas melalui pertandingan persahabatan.
"Meskipun belum beruntung, kita kalah dari Golkar, kalah dari PKS, kalah dari Amputee Football juga, kalau Prima belum. Kita juga sangat puas meskipun kalah," lanjutnya.
Cak Imin berharap kegiatan serupa dapat mendorong budaya olahraga di kalangan masyarakat maupun politisi.
"Tapi dengan semangat olahraga ini kita ingin, pertama, menghentikan semua kegiatan yang tidak berbau olahraga," kata Cak Imin.
"Kita harus memaksimalkan waktu untuk berolahraga. Kita harus terus mendorong semangat olahraga yang tinggi ini terus di setiap kehidupan kita," ujar dia.
Dalam kesempatan itu, Cak Imin juga mengapresiasi perjuangan tim Amputee Football yang telah berkiprah di level internasional.
"Yang kedua, kita apresiasi kepada Amputee Football yang telah gigih bahkan mereka sudah ikut pertandingan di tingkat dunia," kata Cak Imin.
"Terakhir mereka bermain di Turki dan mereka adalah pemain-pemain tangguh yang telah masuk di pertandingan tingkat dunia," imbuh dia.
Sebelumnya: Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong Semua OPD Buka Hotline Aduan Warga
Selanjutnya: Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Satpam Dilarikan ke RS, Polisi Turun Tangan
Artikel Terkait
- Evakuasi Belum Selesai, Longsor di China Keburu Timbun Warga yang Belum Mengungsi
- Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan
- Adik Keisya Levronka Ungkap Kondisi Pascainsiden Jatuh dari Lantai 6: Masih Terhambat Beraktivitas
- Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah di Tengah Fenomena Fatherless
- Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer, AI, dan EA Sports: Spanyol atau Argentina?
- Syarat-syarat Agar KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah dari Kejagung
- 7 Fakta Anak Angkat Bunuh Ayah di Nganjuk, Dendam Pola Asuh Keras Sejak Kecil
- Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 3 FPPN Topik 3, Kupas Tuntas Kode Etik Guru PPG 2025
