Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada

Ia melanjutkan, area tersebut menjadi salah satu spot diving wisatawan. Selain itu, nelayan juga biasa melintas di lokasi tersebut.
Ia menjelaskan, secara ekologis, buaya muara merupakan predator puncak semi-akuatik yang memiliki kemampuan berenang dalam jarak jauh. Satwa ini juga dapat berpindah antar-pulau mengikuti dinamika habitat, ketersediaan pakan, maupun perilaku alaminya.
"Spesies ini juga diketahui memiliki kemampuan melakukan migrasi lintas perairan, termasuk dari wilayah Australia menuju Nusa Tenggara. Kemunculannya diduga merupakan bagian dari pergerakan alami satwa di luar habitat utamanya," terang Hendrikus.
Ia melanjutkan, BTNK akan terus melakukan pemantauan bersama pihak terkait terutama Balai Besar KSDA NTT terkait keberadaan satwa tersebut. Hal ini sebagai bagian dari upaya monitoring satwa liar di kawasan dan perairan sekitarnya.
Sebelumnya: Dilaporkan Lagi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Roy Suryo: Enggak Apa-apa
Selanjutnya: Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual di USU Buat Laporan Polisi, Polda Sumut : Ini Delik Aduan
Artikel Terkait
- 16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
- Purbaya Akui Sempat Tarik Dana SAL dari Himbara atas Permintaan BI
- Ukraina Serang Gudang Raksasa E-Commerce Rusia, 8 Orang Tewas
- Dokter Ungkap Olahraga Bantu Bersihkan Otak dari Limbah, Ini Penjelasannya
- Persebaya 99th Anniversary Game: Bajul Ijo Ditahan Imbang PSIS Semarang 2-2
- LBH Jakarta Sebut Admin Akun X "TheKerupuk" Jadi Tersangka UU ITE, tetapi Tidak Ditahan
- Amerika Latin Bersatu Dukung Spanyol, Tuding Argentina Anak Emas FIFA
- Panglima Klaim TNI Dukung 55,24 Persen Target Produksi Beras Nasional 2026
