Marak Balap Liar, Dinas Pendidikan Situbondo Akan Sanksi Siswa yang Bandel

Pihaknya memiliki tujuan untuk memberi efek jera. Namun tidak mengesampingkan sisi mendidik anak supaya berkegiatan positif. Balap liar di Situbondo marak terjadi saat malam hari.
"Kami bukannya ingin memberatkan wali murid tetapi ini sisi mendidik kami supaya anak lebih baik," katanya.
Pemkat Situbondo berencana akan menyita kendaraan yang digunakan untuk balap liar dalam waktu yang panjang.
"Rencana kedua menyita dan menilang kendaraannya, biar lama tidak apa-apa supaya ada efek jera," katanya.
Dia juga menyatakan pihaknya mendukung langkah tegas kepada sekolah. Setiap sekolah memiliki Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) tentang disiplin dan pendidikan setiap murid. Jika murid sudah sangat menyusahkan maka pihak sekolah diperbolehkan mengeluarkan murid tersebut.
"Ada KSP setiap sekolah, jika murid itu sudah diberi peringatan berkali-kali tidak mau maka sekolah boleh mengeluarkan murid tersebut," katanya.
Sebelumnya: Daftar 4 SD Negeri di Demak yang Terima Murid Baru di Bawah 5 Anak
Selanjutnya: Bupati Sukoharjo Pakai Hasil Peras Anak Buah buat Renovasi Rumah dan Beli Mobil
Artikel Terkait
- FIFA Jual Rumput Lapangan Final Piala Dunia 2026, mulai Rp 8 Juta
- Lolos ke 8 Besar Japan Open 2026, Fajar/Fikri Siapkan Strategi Hadapi Wakil Inggris
- Prabowo Terkesan CEO Inpex Bisa Bahasa Indonesia: Tak Banyak yang Mau Belajar
- Pemkab Tanah Datar Gandeng Kejari Kawal Dana TKD Rp 126,87 M
- Viral Penjual Kolesom Jumbo di Jaksel Disebut Beralkohol, Apa Itu?
- Butuh Waktu Berapa Lama Membuat Satu Truk Isuzu?
- Bangun Infrastruktur Digital, Emiten Hashim Adik Prabowo (WIFI) Dapat Pengakuan Global
- Prabowo Tekankan Digitalisasi Pemerintahan, Singgung Kartu Identitas Tunggal
