Prabowo: Kita Butuh Uang untuk Pelayanan Kesehatan, Gaji Guru, hingga Sekolah

"Kita butuh uang untuk membayar semua pegawai negeri kita dengan baik, kita butuh uang untuk membangun prasarana yang penting untuk kehidupan yang modern," kata dia.
Oleh karena itu, Prabowo memandang proyek LNG Abadi Masela ini sangat penting.
Kepala Negara optimistis proyek ini bisa membantu bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan.
"Saya sangat menghargai dimulainya proyek ini. Tadi sudah disinggung proyek ini investasinya sangat besar, 20,9 miliar dollar, hampir 21 miliar dollar, akan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas, kondensat dan sebagainya, sehingga ini akan sangat membantu bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan," ujar dia.
Selain itu, ia juga menekankan hilirisasi energi sangat dibutuhkan.
Dia kemudian menghargai tekad dan komitmen Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama semua unsur dalam mewujudkan pembangunan, transformasi, industrialisasi demi kemakmuran bagi rakyat Indonesia.
"Kita harus melakukan hilirisasi dan hilirisasi ini membutuhkan energi. Energi kita sangat banyak, hanya ada 2-3 tahun masa transisi dan kebutuhan di tengah dunia yang penuh bahaya sekarang Indonesia cukup punya ketahanan, kita sudah antisipasi, kita punya langkah-langkah yang untuk bisa membawa Indonesia dalam keadaan yang baik," tutur dia.
Sebelumnya: Thom Haye Sanjung Fasilitas Bali United Training Center, Singgung Punya Persib
Selanjutnya: Ramalan 12 Shio Minggu Ini 21-26 Juli 2026, Cek Peruntunganmu
Artikel Terkait
- Sopir Xenia Tabrak 4 Motor hingga 3 Orang Luka di Pondok Gede Diamankan
- Perjalanan Terakhir Suami Istri, Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Sibolangit Saat Antar Anak Kuliah
- Hotman Paris Heran Tan Kian Belum Jadi Tersangka, padahal Diduga Beri Suap
- Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
- Hasil Voting Media Spanyol, Dunia Berpihak pada La Roja Dibanding Argentina
- Jelang JLFR Akhir Bulan Juli, Dishub DIY Perbolehkan Melintas Malioboro dengan Tertib
- Vienna Naikkan Pajak Wisata di Tengah Lonjakan Turis
- Hotman Paris Sebut Kasus ASABRI Mulai Sebelum Febrie Adriansyah Jadi Jampidsus
