Prabowo Cek Mesin Pemusnah Sampah Sebelum Panen Raya Program TNI

Kepala Negara juga mendapat penjelasan soal mesin pengolah sampah itu oleh seorang tentara perempuan.
Prabowo sempat bertanya soal detail mesin itu namun tak begitu terdengar jelas suaranya.
Setelahnya, Prabowo sempat menyapa perwakilan tentara lain dari berbagai daerah yang hadir secara virtual.
Setelah meninjau mesin pengolah sampah, Prabowo juga meninjau beberapa contoh hasil olahan sampah di antaranya paving block.
Dari situ, Prabowo kemudian melanjutkan perjalanan ke area lokasi panen raya serentak yang masih berada di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh.
Prabowo juga langsung disambut tarian tradisional setempat.
Kepala Negara kemudian menyapa pejabat TNI setempat dan dijelaskan soal panen raya yang dihadirinya ini.
Prabowo juga melihat alat untuk pertanian serta hasil olahan panen tebu.
Prabowo ke Malang
Sebelumnya diberitakan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan kehadiran Prabowo hari ini dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan.
Program ketahanan pangan TNI ini melibatkan tiga matra sesuai keunggulan masing-masing.
"TNI AD mendampingi budidaya padi dan jagung, TNI AL mengembangkan kedelai, sedangkan TNI AU berfokus pada tebu," ucap Prasetyo.
Dia merincikan, sepanjang Januari-Juni 2026, pendampingan TNI AD telah mencakup 6,26 juta hektar lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras.
Dengan angka itu, TNI AD telah mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026.
Di sektor kedelai, TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektar dengan potensi produksi 3.676 ton.
"Sementara TNI AU mendampingi 236.048 hektar lahan tebu dengan potensi produksi 18,386 juta ton, setara sekitar 1,36 juta ton gula atau 45,05 persen target produksi gula nasional tahun 2026," kata Prasetyo.
Sebelumnya: Masih Misteri, Polisi Persilakan Pemilik Ambil BMW Tak Bertuan di Polres Jaksel
Selanjutnya: KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Suap Pejabat Bea Cukai
Artikel Terkait
- Harga Daging Sapi Naik, Pedagang Bakso di Lamongan Dilema Hendak Naikkan Harga
- Harga Minyak Dunia Stabil Meski AS dan Iran Saling Serang
- Transaksi KDMP di Jatim Tembus Rp 21 Miliar, Khofifah Targetkan Tingkatkan Produktivitas
- Respons Tuchel Soal Kritik Donald Trump Usai Inggris Disingkirkan Argentina
- Ada Konser Akbar di Monas, Penumpang 13 KA Ini Bisa Naik dari Jatinegara
- Ketua KPK Minta Publik Kawal Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung
- Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater
- Catatan Positif Penjualan Daihatsu di Juni 2026
