Merasa Jengkel Aliran Sungai Citaringgul Dikotori, Puluhan Emak-emak di Babakan Madang Turun Gunung

Sampah Rumah Tangga hingga Popok Bayi Menumpuk
Ainun mengungkapkan, jenis tumpukan sampah yang ditemukan oleh warga di sepanjang aliran Sungai Citaringgul sangat beragam. Namun mayoritas di antaranya merupakan limbah rumah tangga berupa plastik yang sulit terurai.
"Semua sampah ada. Dari pampers, sisa makanan, sampai sampah plastik bekas belanjaan," ungkap Ainun merinci jenis limbah yang diangkat warga.
Pembersihan Sungai Diproyeksikan hingga Satu Bulan
Sementara itu, perwakilan dari PT SGC Township Manajemen Sentul City, Wawan, menjelaskan bahwa puluhan warga yang turun ke sungai tersebut berasal dari beberapa wilayah sekitar, seperti Kampung Kadumangu, Cicadas, Salareh, hingga Leuwijambe.
Wawan menyebutkan bahwa progres pembersihan total aliran sungai ini diupayakan dapat selesai secepat mungkin oleh tim gabungan.
Namun, melihat volume sampah yang terus menumpuk dalam jumlah cukup banyak, aksi bersih-bersih ini diproyeksikan bakal memakan waktu dari hitungan hari hingga satu bulan ke depan.
"Ya paling cepat seminggu. Tapi kalau memang masih banyak, bisa sampai satu bulan," ujar Wawan.
Ia pun sangat menyayangkan masih maraknya aktivitas pembuangan sampah ilegal yang diduga dilakukan oleh warga dari luar wilayah tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan, para oknum ini kerap membuang bungkusan sampah dari atas jembatan secara sembunyi-sembunyi pada saat dini hari.
"Banyak orang yang suka buang sampah dari atas jembatan itu. Kemarin sudah kami bersihkan, paginya sampah sudah menumpuk lagi," kata Wawan.
Sebelumnya: Pria di China Kaget, Meja Makan Retak di Rumahnya Ternyata Benda Bersejarah Dinasti Qing
Selanjutnya: Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat
Artikel Terkait
- Pengasuh Ponpes di Wonogiri Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Modus Janjikan Sekolah Kedinasan
- Sederet Masalah Ponpes Manjung Wonogiri: Dari Overkapasitas, Kasus Bullying hingga Pendiri Tersangka Pelecehan
- Paradoks Akreditasi Kampus di Era Disrupsi
- Dedi Mulyadi Bandingkan Kepemimpinan Indonesia dengan Timnas Argentina
- Viral Stadion Pakansari Penuh Asap dan Bising Knalpot, Ini Penyebabnya
- Mogok Jualan 3 Hari, Pedagang Daging Sapi Lamongan Minta Kepastian Harga
- Cerita SD di Karanganyar yang Tak Dapat Murid Baru, Sudah Door to Door Cari Siswa
- Menko Erlangga: Pendaratan Kabel Nongsa-Changi Tandai Era Baru Koridor Digital dan Kemitraan RI-Singapura
